Kemana Setelah SMU

Written By Link on Jumat, 24 Juni 2011 | 06.26

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Kemana Setelah SMU | Setidaknya ada dua pilihan yang dihadapi seorang siswa SMU yang akan lulus SMU. Pertama, apakah ia tidak melanjutkan setudi ke perguruan tinggi, harus bekerja untuk memperoleh penghasilan guna biaya hidup dan/atau mengumpulkan biaya untuk rencana kuliah, atau mungkin tidak tahu apa yang harus dilakukan. Kedua, melanjutkan ke PT.
Diperkirakan kurang dari 50% lulusan SMU yang bisa melanjudkan studi, selebihnya terjun kedunia "kerja". Angka ini bisa lebih besar untuk SMU tertentu dan sangat kecil untuk SMU di suatu daerah tertentu yang tidak memiliki perguruan tinggi. Apakah bekal SMU sudah cukup ? atau lebih dulu menambah ketrampilan kerja, seperti kursus/pelatihan ? jenis pekerjaan apa yang bisa dimasuki ? kalaupun sudah bekerja, apa target selanjutnya ?
Ada kecenderungan, pasar kerja membutuhkan kekhususan kemampuan mengingat jumlah angkatan kerja melimpah. Sehingga, persaingan antar pekerja tidak bisa dihindari. Kenyataan ini harus disadari oleh lulusan SMU. Bisa saja, pekerjaan yang dulunya dikerjakan oleh mereka yang berpendidikan SD/SMP. Seperti penjaga toko swalayan atau "Cleaning Service". Sekarang dikerjakan oleh lulusan SMU. Mungkin juga, pekerjaan mudah diperoleh lewat koneksi keluarga/teman, sehingga kekhususan tersebut tidak dipertimbangkan.
Apa yang direncanakan setelah bekerja ? bila ingin hidup lebih layak, rupanya harus ada target tertentu yang diraih setahap demi setahap. Tidak terkecuali, bagi lulusan SMU yang masih "Belia"pun sebaiknya memikirkan target ini. Misalnya, target untuk terus menerus meningkatkan ketrampilan, baik lewat kursus ataupun kuliah sambil kerja.
Sedangkan bagi mereka yang memilih langsung melanjutkan studi, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. Program studi/jurusan apa yang dipilih. 
Disesuaikan dengan minat dan kemampuan berdasar hasil belajar di SMU. Pelajaran apa yang disukai dan mendapat nilai terbaik. Guru dibimbingan dan konseling, orang tua, kakak, dan mereka yang lebih dulu mengalami bisa dimintai pendapat.
2. Pilih PTN/PTS atau PT. Manca Negara. 
Karena dengan pola tunggal, PTN dan PTS akan dievaluasi dengan acuan yang sama, sehingga tidak menjamin bahwa PTN pasti lebih bermutu dari PTS. Malah pertimbangan non teknis, seperti teman-teman, suasana pergaulan, keindahan lingkungan kampus, kemegahan bangunan kampus dan/atau lahan parkir sangat berpengaruh dalam menentukan pilihan.
3. Orang tua/wali atau sponsor harus siap. 
Walaupun ada begitu banyak beasiswa tetapi tidak bisa langsung diawal kuliah, kecuali dalam keadaan khusus. Biaya studi di PTN umunya lebih murah dibandingkan dengan PTS. Karena Mahasiswa PTN mendapat supsidi dari pemerintah. Selain biaya langsung untuk study, perlu juga dipikirkan biaya penunjang lainnya atau biaya hidup bila harus mandiri.
Jadi selain kemampuan otak yang memadai, harus pula ditunjang oleh kemampuan membiayai. Bagi mereka yang mampu (KAYA.red) memang tidak ada masalah. Tetapi bagi orang tua yang memiliki banyak tanggungan anak yang harus dibiayai, dipaksa memaklumi keadaan. Kompromipun harus dilakukan. Bisa saja anak tidak memilih program gelar, cukup program "Diploma" yang lebih menjanjikan pekerjaan.
Bagi peguruan tinggi sendiri, bila diberi kesempatan memilih calon Mahasiswa, kemampuan otak cukup dan kaya atau kemampuan otak tinggi dan cukup membiayai, maka tentu lebih tepat memilih yang kedua. Tidak heran mereka yang nilai ujian saringan masuk tinggi, membayar lebih rendah. Seperti yang dilakukan PTN/PTS selama ini. Sebaiknya kita juga mempertimbangkannya. Semoga Berhasil.

Rizkyzone 24 Jun, 2011


--
Source: http://www.rizkyzone.com/2011/06/kemana-setelah-smu.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar